Keysa berdiri di pinggir pantai yang cukup sepi, pandangannya lurus ke depan dengan tatapan kosong. "Semalam dia bilang cinta, tapi sikapnya kembali dingin. Maksudnya apa? Dia mau mempermainkanku?" gumam Keysa lirih. "Dasar b******k,, semua pria memang b******k!" teriak Keysa karena sangat kesal dan lelah. "Kalau mau caci maki orang, langsung di depannya," ucap seseorang membuat Keysa menengok dan terperanjat kaget saat melihat Felix sudah berada di sampingnya dengan santai dan memasukan kedua tangannya ke dalam saku celana. Keysa semakin di buat heran dengan perubahan sikap Felix. Setelah sadar dari lamunannya, Keysa segera memalingkan wajahnya dan menghapus air matanya yang entah sejak kapan sudah luruh. "Luapkan semuanya, kalau dengan mencaci makiku, kamu akan merasa lega dan bisa kemb

