Tenang saja, ada yang mencintai mu lebih dari dirimu sendiri. Dialah sang Maha Cinta, Allah" **** Hati Hafna bergemuruh sesak mendengar pengakuan Syafa. Rasa kecewa yang kemarin ia tahan kini benar-benar telah menghancurkan kepedulian nya pada wanita itu. "Maaf mbak." Agaknya kata maaf tak akan bisa mengembalikan kepercayaan Hafna pada Syafa. Ia terlampau kecewa. "Kita akan bercerai resmi secara hukum. Dan aku juga akan menghantarkan kamu kembali ke kairo." ucapan Gufran bagaikan belati yang menikam Syafa detik itu juga. Sungguh ia tak ingin berpisah dari Gufran. Tapi ia tak bisa berbuat apapun, walau dengan berat hati ia tetap harus menerima nya. "Kita ke Kairo lusa." Gufran berdiri dari sana. Meninggalkan Hafna dan Syafa dengan atmosfer tak bersahabat. Mereka tak saling tatap,

