DUA PULUH EMPAT

1194 Words

Jika ada manusia yang paham seluk-beluk kegelapan, maka Tiago akan menobatkan Alaric sebagai salah satu penguasa dunia bayangan. Alaric, pemuda dengan raut angkuh itu jarang mengecewakan Tiago. Setidaknya Alaric lebih mudah diajak berdiskusi. Ia pandai, licik, dan sangat sulit ditebak. Tiago mengetahui kebenaran sederet bangsawan kaya yang menjadi korban kecerdikan Alaric. Malang, mereka—para bangsawan tersebut—tak berani mengadukan keburukan Alaric. Pria itu tak sungkan melenyapkan siapa saja yang berani mengganggu kesenangannya. Elvira sendiri tak mampu menghentikan kejahilan saudaranya. Alaric adalah Alaric, ia tak bisa dimengerti, titik. “Jadi,” Alaric mengeluh. “Kau ingin mencari tahu makhluk yang menyerang istrimu?” Alaric menatap masam pepohonan hitam yang ada di sekitar. Tampak b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD