Bab 4 Aku lah sang Ratu

1018 Words
Malam hari, didalam sebuah kediaman mewah di kota khanh,seorang wanita berusia empat puluh tahun dengan perban menutupi mata kanannya mengenakan pakaian yang sangat elegan dan mahal saat ia duduk di atas sofa kulit asli. Ditangannya berselip sebuah foto itu adalah blair zea. Gadis kecil di dalam foto itu sangat terlihat cantik. Dia bahkan lebih cantik dari seorang artis cilik. Terutama sepasang mata besar itu,terlihat indah,dan bersinar seperti bintang bima sakti. Tidak akan ada seorang pun sepasang mata yang seperti oleh gadis kecil ini,tidak peduli seberapa keras seseorang yang ingin mencarinya. "indah, terlalu indah" wanita ini adalah shannon. dengan lembut jarinya membelai mata blair didalam foto saat dia menatapnya dengan penuh harapan. "kaka, aku hanya membutuhkan kornea matanya, bukan bola matanya,jadi tidak ada gunanya jika kau terlalu menyukai matanya.terlebih lagi,bentuk matamu saat ini terlihat indah."terdengar seorang pria dari samping tubuhnya dengan suara sengau dan cadelnya yang khas. "kornea matanya sangat menawan. "sahnnon mengangkat kepalanya untuk melihat kearah pria yang kepalanya terbalut dengan perban.shannon terkejut dan mengerutkann keningnya."apa yang terjadi denganmu?" Pria itu bernama steve.steve sedang dalam keadaan emosi ketika iya berkata"sebenarnya,aku ingin sekali menggunakan kesempatan ini untuk bermain main dengan winifred zea.lagipula,putrinya tetap harus menyerahkan kornea matanya untukmu. Tapi entah dari mana, tiba tiba seseorang menghampiriku dan merusak semua rencanaku. Dia bahkan memukuliku. "kak, setalah operasimu selesai,aku ingin sekali mencabik cabik keluarga itu" Shannon bertanya dengan nada suaranya yang dingin" ku pikir winifred tidak memiliki seorang pria. Siapa dia? " "Aku juga tidak tahu" jawab steve dengan penuh kebencian."aku belum pernah melihat bocah itu sebelumnya,tapi sepertinya dia terlihat cukup... Cukup..."tiba tiba suara steve terbata bata. Mata yang di kelilingi perban itu tanpa sadar menunjukan sedikit raut ketakutan. Adegan dimana tyr telah memukulnya pada hari itu mulai memenuhi pikirannya. "kau....kenapa kau ada di sini?penjaga!" "berhenti berteriak.beberapa orang penjagamu diluar tidak berguna,mereka semua telah berhasil dilumpuhkan"tyr melangkah masuk kedalam ruangan seperti setan gentayangan di malam yang gelap. Tyr tidak menjawab pertanyaan pria itu,terus saja berjalan menghampiri shannon dan bertanya padanya. Apakah kau shannon? Shannon memandang tyr dengan sikap arogan."benar aku adalah shannon.apakah kau yang telah memukuli saudara baptisku?" " tentu saya akulah yang melakukannya" tyr tidak banyak basa basi."apakah kau tau mengapa aku datang kesini untuk mencarimu?" "untuk bajing** kecil itu?" Tyr bekata"dia bukan anak bajing** anak itu memiliki nama blair zea, dan dia adalah putriku" "hah... "shannon mendengus kencang"jadi ayah dari anak b******n itu telah kembali.lalu?aku sangat menyukai mata dari putrimu,itu adalah sebuah pujian untuknya bahwa aku sangat menginginkan matanya. Seharusnya dia merasa terhormat, dan kau pun merasa senang karnanya." Terhormat? Wanita ini sudah gila bagaimana dia bisa mengatakan sesuatu seperti itu?dia ingin memperebutkan penglihatan seseorang dan dia juga ingin orang itu bersyukur padanya? Aura keangkuhan segera terpancar dari selulur penampkan shannon"melihat dirimu seorang ayah dari bajing** kecil itu,kau bisa mematahkan salah satu lenganmu sendiri dan keluar dari rumahku,atau,kau akan merasa terlambat untuk suatu penyesalan."saat tengah berbicara wanita itu terlihat semakin arogan. Tyr memijat pelipisnya.dahulu,manusia dibgai berdasarkan kelas sosialnya, dan masyarakat kelas atas selalu memperlakukan kelas bawah seperti layaknya seekor binatang. Namun, semua ini manusia hidup kesetaraan dan sederajat Pembulu darag dari dahi tyr terlihat mulai bermuculan satu persatu. Bangaimana mungkin pemilik sebuah perusahaan KTV dengan tingkat terendah di kerajaan surgawi berani mangatakan hal seperti itu? Apakah tidak ada lagi keadilan dan hukum yang dapat di tegakkan! Jika, jika putriku memberikan kornea matanya padamu dan menjadi buta, apakah menurutmu itu takdir? "jika dia menjadi buta lalu apa hubungannya denganku?bagaimanapun juga,melalui kornea matanya,aku bisa melihat pemandangan dunia dari tempat yang lebih baik dan lebih tinggi. Aku akan memberinya uang,seratus ribu atau mungkin dua... " Buk! Tyr mengepalkan tangannya dengan marah dan meninju shannon hingga membuat tubunya melayang.steve yang sedari tadi berdiri didekatnya, tiba tiba tersandung dan merasa ketakutan. Kemudian pria itu berteriak mencari para penjaga! Shannon tidak pernah menduga jika tyr akan berani menyentuh tubuhnya,saat ini ekspresi wajahnya telah di penuhi dengan amarah dan keganasan."beraninya bajing** rendahan seperti mu...." Duak! Disusul dengan pukulan berikutnya,tulang pipinya telah di hancurkan oleh tyr. Ketika dia melihat bagaimana mana wajahnya telah tersungkur kedalam cermin tepat berada disampingnya,shannon mulai menjadi gila. Wajahnya aset yang paling penting dalam hidupnya,ketika matanya mengalami kurusakan, dia mulai panik dan mencari sepasang mata yang indah untuk mengantinya. Dan sekarang, saat dia menatap wajahnya yang cacat didepan cermin, shannon menjerit histeris seperti orang kesurupan"aku akan membunuh mu!aku akan membunuhmu!!! " Tyr menekan d**a shannon dengan kakinya" kau berbicara seolah olah mudah bagimu untuk dapat membunuh seseorang. Apakah nyawa seorang manusia sungguh tidak berarti dimatamu? Apakah kau ini seorang psikopat?" "haha... Hahaha" shannon tertawa keras"di kota khanh ini,aku adalah hukum!hampir dari setengah tempat hiburan kota ini adalah milikku. Dikota ini, jika aku shannon telah berkata demikian,maka tidak akan ada seorang pun yang berani membantahnya. Aku adalah ratu di kota ini! Jadi kau ini orang bodoh dan ceroboh yang telah berani memukulku? Kau akan segera menjadi mayat,dan bukan hanya kau,putrimu harus mati bersamamu! Dan winifred zea itu, dan seluruh kerluarganya juga harus mati!" Shannon benar benar telah gila. Bahkan tyr sedang menekan tubuhnya, dia masih saja mempertahankan sikapnya yang arogan itu seolah olah dialah yang paling penting diseluruh dunia Tyr menarik nafasnya dalam dalam dan menarik kakinya dari d**a shannnon "apakah sekarang kau merasa takut? Bukankan tadi sikapmu terlalu sombong?apakah akhirnya kau merasa takut?"shannon berdiri dengan di bantu oleh steve." tapi meski sekarang kau merasa ketakutan, sayangnya itu semua sudah terlambat,aku shannon adalah wanita yang berprinsip. Jika aku menginginkan seluruh keluargamu mati, maka seluruh keluargamu harus mati!" Namun tyr hanya bergumam"karna kau sangat suka membunuh sebuah keluarga, maka malam ini, seluruh keluargamu akan masuk kedalam neraka" Shannon mengira bahwa dia baru saja mendengar lolucon terbesar dalam hidupnya"hahahah! omong kosong apa yang kau katakan? Apakah kau ingin mengirim seluruh keluargaku masuk kedalam neraka? Menurutmu, siapa orang yang telah berani berbicara seperti itu padaku?" Usai ia berbicara,tiba tiba terdengar suara seseorang yang tengah berteriak keras dari luar pintu "shannon, menurutmu kau ini siapa berani mengancam kaka tyr seperti itu" Sekumpulan orang bergegas masuk melalui pintu utama. Pemimpin mereka adalah seorang pria paruh baya yang mengenakan pakaian tradisional Tiongkok, usianya kurang lebih empat puluh tahun. saat mereka melihat sosok pria ink mata shannon dan steve terbelalak"Tuan....tuan tucker."
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD