BAGIAN DUABELAS

1611 Words

"Ada yang bisa mengisi soalnya? Silakan maju ke depan," Zia melirik ke kanan dan ke kirinya, semua teman-temannya seperti menyibukan diri dengan menulis di buku tulis mereka masing-masing, begitu juga dengan Naira yang tiba-tiba menunduk saat guru Matematika di depan sana bertanya. "Ayo? Ada yang bisa?" Pak Amir kembali bertanya, namun kelas tetap hening, Semua siswa membeku seakan jika mereka bergerak sedikit saja dan menarik perhatian Pak Amir, maka saat itu juga mereka akan ditunjuk untuk maju. Zia menghela nafas, "Zia, Pak." Ucap Zia akhirnya sambil mengangkat tangan tinggi-tinggi. Zia bangkit dan langsung disambut tepuk tangan meriah dari semua siswa dikelas itu yang menganggap tindakan Zia adalah tindakan yang sangat heroik. Zia menunjukan cengirannya, gadis itu berjalan mendekat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD