Langit biru. Hari minggu. Waktu yang sangat pas untuk dipakai bersantai. Setidaknya itu bayangan Nevan kemarin sore. Ia telah menyusun rencananya untuk pergi ke tempat gym lalu singgah di salah satu kedai kopi favoritnya sambil membawa buku tentang pengembangan diri yang baru dibelinya minggu lalu. Tok. Tok. Nevan masih berbaring. Tangannya lalu meraih ponsel begitu mendengar suara ketukan pintu. Ternyata baru pukul enam lewat beberapa menit. Ia berencana datang ke tempat gym pada pukul sembilan. Ingin sarapan di rumah terlebih dahulu. Tok. Tok. "Mas Nevan." Nevan mengenali suara pelayan yang memanggilnya. Ia kemudian bangkit menuju pintu tanpa membasuh wajah terlebih dahulu. "Ada apa Mbak?" "Itu ... Mas Nevan ada tamu." "Apa? Perasaan saya tidak pernah buat janji dengan siapapun

