Chapter 19

1726 Words

Sandiwara Sonya tidak pindah zeyeng, hanya slow update di sini ._. ♡♡♡ Langkah kaki sepatu kulit itu keluar terburu-buru dari kereta. Menyusuri kepadatan salah satu stasiun di Kota Amsterdam, selepas pulang jam kerja. Nevan terus melirik jam tangan miliknya, hingga menghentikan salah satu taksi yang lewat di jalanan. Lelaki itu langsung masuk dan pulang menuju rumah ibunya. Setelah membayar ongkos taksi secara tunai, Nevan segera keluar lalu berjalan cepat untuk pintu depan dan mengetuknya dengan keras. "Wie is dat?" Suara Dea terdengar dalam bahasa Belanda. Menanyakan tentang siapa yang datang. "Eh Om Nevan baru pulang?" Dea seolah telah mengetahui bagaimana keterlambatan Nevan yang pulang dari luar kota. Nevan hanya mengangguk singkat, lalu menerobos masuk. Ia menuju ruang tengah s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD