NJAE 17

1302 Words

Saat ini Andri dan Zelda telah duduk di ruang tamu sebuah rumah sederhana yang asri, walau ukurannya tidak terlalu besar. Kata Dandy, pemilik rumah yang rumahnya ingin Andri sewa tinggal di sini. Andri dan Zelda belum melihat rumah yang akan disewanya karena Dandy langsung membawanya ke rumah ini untuk bertemu dengan pemiliknya. “Maaf ya, Nak, telah lama menunggu,” ucap seorang wanita paruh baya yang datang dari arah dapur sambil membawa nampan berisi empat gelas jus jeruk. Tidak hanya itu, wanita tersebut juga diikuti oleh balita perempuan yang sangat lucu dan menggemaskan. Andri tersenyum ramah. “Tidak apa-apa, Bu,” balasnya sopan. Dia menahan tawa saat melihat balita menggemaskan tersebut malu-malu menatapnya dan Zelda. “Panggil saja Bi Rani, Nak,” pinta Bi Rani setelah menyuguhkan m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD