Bab, 93. Puas.

1317 Words

Setelah lama selesai sarapan, akhirnya Niko dan Mery baru melihat putranya datang. Victor tampak senyum-senyum sendiri, dan ia melenggang seorang diri menuju ke ruang makan dan duduk di kursi meja makan. "Lama sekali kau datang!" Niko mulai kesal melihat tingkah putranya. Ia bahkan makin kesal saat melihat putranya senyum-senyum sendiri. "Ya, pah." Victor meraih segelas jus. Ia meminum jus dan tampaknya tak mengambil apapun lagi. "Kamu tidak sarapan, Nak?" tanya Mary saat ia melihat putranya tak memakan apapun. "Tidak, Mah. Aku masih kenyang." "Istrimu mana?" tanya Mary pada saat ia tak kunjung melihat menantunya keluar dan bergabung bersama mereka untuk sarapan. "Oh, ya..., istriku kembali tidur, dia kelelahan." Penuturan Victor membuat kedua orangtuanya menatapnya datar pad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD