Bab, 26. Bantuan.

845 Words

Baru saja hendak beranjak, Diandra menahan tangan Victor dan tampak enggan pergi dari sana. "Diandra?" tanya Victor dengan perasaan heran. "Ayo, aku antar pulang." Diandra menggeleng pelan. Rasanya terlalu takut bila ia akan pulang sekarang. "Kita sudah berjam-jam di sini, dan mungkin sudah saatnya kembali. Aku akan memanggil kedua orangtuaku." ujar Victor. "Kak, tidakkah kita pergi bersama saja? A–aku takut." gumam Diandra sembari menatap Victor dengan tatapan memohon. Baru kali ini ia merasa takut yang berlebihan, bayang-bayang Ayahnya yang ingin melukainya seakan sudah terlintas begitu saja dalam benaknya. Victor terdiam untuk beberapa saat, dan di saat ia mengingat bagaimana tingkah wanita hamil–ia akhirnya hanya mampu menghela nafas. "Hm, ya sudah..., begini saja. Kita ke ko

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD