"Kak, sudah ih..., nanti mama sama papa nungguin kita." ujar Diandra saat suaminya kembali ingin melakukannya lagi dengan dirinya. Victor akhirnya baru mengingat pasal orangtuanya kala itu. "Ah, iya..., Sayang. Maaf aku lupa. Kamu terlalu gurih sehingga aku ingin lebih." gumam Victor sembari mencoba menghirup aroma tubuh dari istrinya. Meski keringat bercucuran dalam tubuh mereka, Victor merasa aroma tubuh istrinya membuatnya candu. "Kamu kira nasi gurih apa? Udah, ah..., ingat anak kita, kak." balas Diandra sembari mencoba melepaskan pelukan dari suaminya. "Hm, iya..." Alih-alih bangun, Victor malah kembali memejamkan matanya. Tapi seketika ia bangkit dari duduknya spontan hingga membuat Diandra sedikit terkejut. "Ada apa, kak?" tanya Diandra bingung. "Nasi Gurih itu apa?" tanya

