Biasnya Victor yang memulai mencumbu istrinya, kini Diandra yang memulainya. Ia melumat bibir suaminya dan menyesapnya untuk beberapa saat. Setelah puas, ia maru melepaskannya. "Apa ini sudah cukup sebagai bukti? Aku bukanlah tipe orang yang mau melakukannya terlebih dahulu bila saja aku tak punya rasa sama sekali. Kamu suamiku, kak. Aku mencintaimu, jadi jangan kamu pikirkan lagi soal itu." ujar Diandra. Victor tersenyum, ia lantas menarik istrinya dan membawanya dalam dekapannya pada saat itu. Setelah itu mereka terlelap bersama dalam kehangatan yang penuh dengan kebahagiaan. *** Pagi harinya... "Kak, bangun..., bangun dong." Victor merasa tubuhnya di guncang-guncang seseorang pada saat itu, tapi ia sungguh enggan untuk bangun. "Mas, bangun..., Sayaaang! Bangun!" Diandra ak

