"Aku tanya padamu, kenapa kamu ada di sini?!" tekan Victor sekali lagi. "Kenapa memangnya? Tidak boleh? Kamu marah gitu kalau aku di sini, terus kamu marah gitu kalau aku peluk kamu? Kamu malu gitu kalau aku peluk kamu?" pertanyaan bertubi-tubi itu membuat Victor makin sakit kepala. "Oke, aku kalah..., Aku tanya padamu istriku yang cantik, kenapa kamu bisa ada di sini, bukankah kamu ada di rumah tadi bersama mama?" tanya Victor sembari menangkup kedua wajah Diandra dan menatap matanya lembut. Apa yang mereka lakukan tentu di lihat banyak kolega bisnis Victor, dan bahkan seluruh orang yang ikut meeting tadi juga tampak menatap mereka dengan tatapan terkejut. Pada hari itu mereka akhirnya mengetahui seperti apa ahli waris keluarga Anggara, dan pada hari itu juga mereka melihat seperti

