Bab, 44. Peluklah..

1021 Words

"Kenapa kamu ngomong gitu?" pertanyaan itu membuat Victor terdiam untuk beberapa saat. Ia tercenung dengan apa yang Diandra katakan. Victor akhirnya paham, meskipun Diandra tak banyak mengatakan. Ia merebahkan tubuhnya lalu menarik istrinya dan mendekapnya. Diandra sedikit kesal tadi di saat suaminya banyak bertanya, padahal tubuhnya sudah sangat lelah dan ingin tidur dengan dipeluk sang suami. Kehamilan Diandra membuatnya melupakan rasa canggung dengan pria itu, karena yang ia inginkan adalah bersama suami, hampir setiap saat. Dengan sabar, Victor mengelus kepala dan punggung istrinya. Diandra memeluk tubuh Victor sangat erat. *** Kehidupan Devan sungguh berbanding terbalik dengan Diandra kini. Ia yang mengira kalau dirinya mencintai Lumina ternyata salah besar! Setiap saat, seti

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD