Episode 33

2010 Words

2 Minggu kemudian... "Sampai kapanpun ayah tidak akan merestui hubungan kalian." Suara keras nan tegas itu membuat Vanya tersentak kaget. Tubuhnya gemetar, Vanya mengeratkan tangannya pada genggaman tangan Devan. Devan merasakan tangan Vanya yang mengerat, Vanya pasti sangat ketakutan sekarang. Devan meremas pelan tangan Vanya, memberikan kenyamanan untuk Vanya agar tetap tenang dan tidak tegang. Suasana tegang begitu mendominasi di dalam rumah Devan. Ronald sangat marah dan emosi saat Devan mengatakan padanya bahwa dia akan menikah dengan perempuan lain, bukan dengan Leila yang jelas-jelas adalah tunangannya sendiri. "Aku tetap akan menikah dengan Vanya." "Kau pikir kau siapa? Kau tidak bisa menikah tanpa restu dari ayah." Devan menarik satu sudut bibirnya, "Kenapa ayah pikir ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD