Episode 39

1419 Words

Malam harinya, Devan berjalan kembali ke apartemen setelah bekerja seharian. Devan lalu membuka pintu apartemennya, hal pertama yang Devan rasakan saat masuk ke dalam adalah kesunyian. Devan lalu berjalan menuju kamarnya, suasana kamar yang dulu nampak hangat karena kehadiran Vanya, kini berubah seperti dulu saat Devan jarang tidur disana, sepi dan sunyi. Devan berjalan menuju lemari tepat dimana Vanya meletakkan pakaiannya. Devan membukanya, ada sebagian pakaian Vanya yang masih tertinggal disana. Ya, pakaian yang Devan belikan untuk Vanya, Vanya meninggalkannya disana. Devan memang sering kali membelikan Vanya pakaian, gaun, sepatu, tapi Vanya jarang memakainya. Tapi semua itu, Vanya tinggalkan di apartemen Devan. Vanya tidak ingin ada sesuatu yang mengingatkannya pada Devan. Vanya jug

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD