Anvicha melirik pada suaminya ketika dia sedang mengenakan sabuk pengaman, lelaki yang tiba-tiba datang ke tempat kerjanya padahal hari ini sedang membolos setelah apa yang terjadi kemarin. Tapi bukan itu yang membuat Vicha merasa heran pada Sadam, justru ekspresi yang ditunjukkan oleh Sadam itu yang menarik perhatiannya. Selama ini, Sadam adalah orang yang selalu berwajah datar atau hanya akan bereaksi saat mencibir Vicha secara terang-terangan. Tapi kali ini, ekspresi yang ditunjukkan adalah ekspresi marah yang tidak biasa. Bahkan saat mereka sudah berada di dalam mobil hanya berdua seperti ini. "Mas, kenapa tiba-tiba kesini? Bukannya Mas pengen istirahat? Demamnya sudah sembuh?" Vicha membuka pembicaraan saat mobil mulai melaju meninggalkan Zentech. Sadam melirik sekilas padanya

