38. Tanda-tanda

1015 Words

"Mulana?" Anvicha mengangguk, "Mbak Mulan yang jadi mentor aku. Orangnya santai, jadi bikin aku enggak canggung. Aku bisa tanya ini-itu yang aku enggak ngerti dan Mbak Mulan jawab dengan cara dia yang bikin aku langsung paham." Di depannya, Sadam yang sedang menggulung mie di mangkuknya, mengangguk paham. "Kayaknya kamu cocok sama orang-orang yang satu ruangan sama kamu kali ini." Dengan senyum lebar, Anvicha dengan senang menjawab, "Aku belum bisa langsung nyimpulin begitu sih. Tapi aku seneng karena kali ini, aku bisa makan siang bareng sama yang lain. Di kantor yang sebelumnya kan, di hari pertama, mereka bahkan enggak ada basa-basinya buat ngajak aku makan siang bareng. Mereka langsung pergi gitu aja dan enggak ada niat sama sekali mengakrabkan diri sama aku yang anak baru." Kini S

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD