Berdiri di sebuah pinggir jalan, Olivia terlihat termenung. Berkali-kali taksi melewatinya tapi dia tetap berdiri dengan tatapan lurus dan kosong. Sejak keluar dari rumah Richard, Olivia hanya terus berjalan membawa langkah kakinya tanpa tujuan. Hingga dia sampai disebuah perempatan jalan yang sebenarnya sudah cukup jauh dari rumah Richard. Semua yang baru saja dia alami masih terasa bagaikan mimpi. Padahal, baru saja tadi malam dia menghabiskan sesi percintaan yang panas dan juga sisa malam yang hangat bersama Richard layaknya sepasang kekasih. Tapi pagi ini dia harus menerima kenyataan kalau yang terjadi antara mereka berdua hanyalah sebuah kesepakatan. Yang paling menyakitkan bagi Olivia adalah keputusan Richard membuangnya disaat dia baru saja mengutarakan perasaa

