Olivia sedang berada diruang kerja Richard. Ada sebuah Novel ditangannya. Olivia memang merasa tempat itu sangat nyaman dan cocok dipakai saat dia sedang ingin berkonsentrasi membaca novel yang telah dia beli. Ada sebuah sofa yang bisa membuatnya duduk setengah berbaring disana. Diatasnya ada sebuah lampu gantung yang membantu matanya tidak akan rusak kalau-kalau dia keasyikan membaca seharian penuh. Dan saat ini, Olivia tiba-tiba saja menutup novelnya hingga mengeluarkan sebuah bunyi. Dia duduk dengan tegak, kedua matanya mengerjap, lalu cepat-cepat meraih ponselnya untuk memastikan sesuatu. Setelah merasa apa yang dia pikirkan memang benar, dia kembali menyandarkan punggungnya. Tangannya mengelus dagunya sementara giginya menggigiti bibir bawahnya. Dia berdebar, membayangkan sesuatu ya

