“Terima kasih, Philip.” Ucap Olivia tersenyum manis setelah Philip menghidangkan sarapan pagi untuk mereka. Seperti biasa, pagi mereka akan diawali dengan sarapan lezat yang Philip sajikan. Richard selalu memeriksa apapun yang berhubungan dengan bisnisnya melalui tabletnya sebelum menyentuh sarapannya. Sedangkan Olivia tidak mau menunggu atau mempersilahkan Richard makan lebih dulu. Karena apa? Karena itu semua tidak ada gunanya. Ketika Richard bergelut dengan pekerjaan, maka berdiri telanjang didepannya sajapun tidak ada gunanya. Olivia melirik Richard yang mulai menyentuh garpunya dan berdehem pelan. “Hari ini aku akan pergi keluar. Belanja. Kupikir tidak ada gunanya menyimpan uangmu terlalu banyak didalam rekeningku kalau setiap bulan nanti akan terus bertambah.” “Kemana?” tanya Rich

