Keesokan harinya... "Bagaimana yang aku perintahkan kemarin, James? Apa kau sudah melakukannya?" Tanya Sean pada sang asisten. "Sudah tuan. Saya sudah melakukan sesuai dengan yang tuan lakukan. Saham yang tersisa tinggal 20 persen yang dia miliki. Tidak lama lagi, perusahaan itu akan gulung tikar." Terang James. "Apa saya harus melakukannya sekarang, tuan?" Sambung James lagi. "Kau lakukan setelah perintahku nanti. Undang mereka ke kediamanku mala mini. Aku akan memberikan kejutan pada mereka semua." Perintah Sean. Sean tidak mau berlama-lama lagi untuk menghancurkan keluarga paman dan bibi Ana. Sudah cukup Ana di hina seperti kemarin, jika dirinya yang di hina tak masalah. Tapi, jika orang-orang sudah menyentuh Ana ataupun Diva, Sean akan bertindak cepat. "Aku ingin tau, bagaimana n

