Bab 24

1130 Words

Setelah kepergian Jesica, tak lama kemudian Diva bersama grandpa-nya sampai di depan gedung perusahaan milik Sean. Diva sangat bersemangat saat sampai di sana. "Ayo grandpa, Diva mau bertemu dengan uncle." Ajak Diva yang sudah tidak sabar. Papinya Sean hanya bisa tersenyum melihat semangat dari Diva. Mereka pun berjalan memasuki perusahaan ternama itu. Semua karyawan menyambut kedatangan tuan besar yang mereka kenal selama ini. Diva dan grandpa memasuki lift khusus untuk CEO dan segera menuju ke ruangan milik Sean. Setibanya disana, Diva pun membuka pintu ruangan Sean. "Uncle..." Diva sangat girang bertemu dengan Sean. "Heeyy... keponakan uncle." Sean melangkahkan kakinya mendekat ke arah Diva. "Diva rindu uncle." Ucap Diva memeluk tubuh kekar Sean. "Dimana menantu papi, son?" T

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD