Bab 29

1153 Words

Tengah malam... Sean yang masih terjaga dari tidurnya mendengar seperti ada suara orang mengendap-endap memutuskan untuk melihatnya. Sedari tadi, Sean tidak bisa memejamkan matanya. Makanya ia memilih untuk berjaga dan menjaga Ana. Sean keluar dari dalam kamarnya dan melihat sekelebatan bayangan hitam di dalam mensionnya. "Bersiaplah kalian, ada penyusup yang masuk ke dalam mension," Ucap Sean melalui sambungan telfonnya. "Mau bermain-main rupanya," Gumam Sean dengan tersenyum seperti iblis. la mengambil salah satu senjata kesayangannya yang tersimpan rapi di mensionnya. Ceklek... Sean menodongkan pistol dari arah belakang pada orang tersebut. Orang itu terkejut karena dengan secepat itu Sean bisa mengetahui dirinya. "Ingin bermain-main denganku?" Ucap Sean dengan pistol yang ber

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD