Seingatnya, ia sudah memasukkan dompetnya ke dalam saku jaketnya. Kenapa sekarang tidak ada? Klari merogoh saku jaketnya di kanan kiri, menundukkan kepalanya lantas berjalan keluar pintu minimarket mencari-cari dompetnya siapa tahu terjatuh di sekitar saat ia akan masuk ke dalam. Klari masuk kembali ke minimarket dengan raut wajah bingung. Bagaimana ini? Barang belanjaannya sudah selesai ditotal, tapi malah dompetnya malah tidak ia temukan di sakunya. "Mbak?" tegur penjaga kasir. "Bentar ya, Mbak." Klari menggigit bibir gelisah. Ia lupa membawa ponsel sehingga ia tidak bisa menghubungi siapa pun. Masa iya ia harus berlari ke tempat Divia untuk meminjam uang? Jarang dari minimarket ke tempat Divia lumayan jauh. Tapi, kalau tidak mencari bantuan, siapa yang akan membayar barang belan

