“Lily, mengapa kau di sini? Apa kau tadi menciumku? Sangat manis.” Anita terkejut mendengar pertanyaan pria itu. Wanita itu seketika merasa cemburu mendengar pria yang dikecupnya menyebut nama wanita lain. Siapa Lily? Wanita yang dia sukaikah? batinnya. Jay kembali memanggil nama Lily dalam keadaan setengah sadarnya. Pria itu menggenggam tangan Anita dan menciumnya. Anita terdiam, terpaku dan menatap tak berdaya melihat perilaku pria itu. Pikiran wanita itu dipenuhi oleh berbagai pertanyaan mengenai satu nama, yakni Lily. Pria itu kembali meracau, “Lily, entah kenapa aku memikirkanmu. Ada apa dengan diriku?” Anita menatap wajah Jay yang sedang meracau tidak jelas. Lalu, dia mendekatkan wajahnya ke telinga pria itu dan bertanya padanya, dia berpikir biasanya orang yang sedang mabuk c

