Queeny dalam Bahaya

1065 Words

“Tak bisakah kita benar-benar bersama sampai matahari terbit nanti?” Tanya Aaron yang tak ingin membiarkan kekasihnya itu masuk ke dalam rumah apartemnnya. Bahkan tangannya kini nampak sangat berat dan tak rela untuk melepaskan genggaman yang terus terpaut pada keduanya. “Besok kita bisa bertemu kembali Aaron, kau ini kenapa sih?” Heran Queeny pada Aaron yang entah mengapa jadi ingin selalu menempel terus kepada dirinya. “Entah hatiku sedari tadi terus berkata kalau aku tak boleh melepaskanmu...” Balas Aaron seperti itu, dan memang begitulah yang kini tengah di rasakannya. Enggan untuk membiarkan Queeny pulang. “Kau sungguh ingin terus bersamaku?” “Nanti kau akan bosan dengan hubungan kit ajika kau terus menempel seperti lem padaku” Queeny melemparkan candanya seperti itu.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD