Di ruang tengah, Era dan Bian tampak menghitung jumlah kapal yang mereka buat. Kapal yang beraneka warna itu membuat Bian tersenyum senang. Dia tidak sabar untuk segera bermain di kolam renang bersama kapal-kapalnya. "Empat belas.. lima belas! Yes!" Bian langsung berdiri dan membawa keranjang kapalnya ke halaman belakang. Era yang melihat itu langsung bergegas mengikuti Bian. Dia tidak mau jika anak itu bermain di kolam renang tanpa pengawasan. Bisa-bisa Aksa membunuhnya jika terjadi apa-apa dengan Bian. "Bian jangan lari!" Era tampak kesulitan berlari dengan rok seragamnya. "Liat, Kak! Kapalnya ngapung." Bian bertepuk tangan senang. Era memasukkan kakinya ke dalam kolam dan ikut bermain bersama Bian. Pandangannya mengedar dan dia kembali terkagum-kagum dengan taman belakang rumah Aks

