Zetta duduk di sofa ruang tamu dan menyeruput kopi dingin yang tadi pagi di tinggalkan Alva di atas tempat tidurnya di samping sebuket bunga mawar merah segar yang wangi. Saat bangun dia mendapati Alva sudah tidak ada lagi tidur di sampingnya. Secarik kertas yang Alva tinggalkan menjelaskan kemana perginya lelaki itu di hari weekend seperti ini. Sudah sejak setengah jam yang lalu, Zetta menggenggam ponselnya berniat untuk menghubungi Eliana tapi selalu di batalkannya pada detik-detik terakhir. Entah apa yang membuatnya menjadi ragu seperti ini. Notifikasi yang masuk ke ponselnya mengagetkan lamunannya. Alva Alexander : Lihat berita, My sleeping beauty. Tunggu kecupanku segera setelah aku sampai di sampingmu. Zetta tersenyum lalu mengambil remote dan menyalakan televisi super besar yan

