BAB - 47

1898 Words

Ken memejamkan mata dan mendesah saat Eliana mulai menciumi setiap jengkal tubuhnya. Area lehernya menjadi sasaran wanita itu membuatnya mencoba menahan hasrat untuk tidak terlena lagi setelah pergumulan panas mereka sejak semalam. Tapi Ken menyerah karena Eliana tahu dengan pasti bagaimana melakukannya. "Aku sangat-sangat merindukanmu, Ken," bisik Eliana seraya menyapukan bibirnya dengan sensual ke leher, pipi dan berakhir di bibir Ken dan melumatnya tanpa jeda. Ken menyelusupkan jemarinya di antara helaian rambut Eliana menikmati ciuman itu disertai erangan dan menarik pinggang Eliana semakin rapat ke tubuhnya. Eliana tersenyum lebar saat melepaskan ciuman mereka meski tangan Ken tidak berhenti menyusuri tubuh indahnya. "Kamu memang nakal," bisiknya serak di sela desahannya. Eliana tu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD