Langkah Alva terhenti tepat di depan kamar inap Arzetta di Vancouver. Dia memang kembali lagi siang harinya hanya untuk memastikan keadaan sekretarisnya. Dia resah dan di sinilah dia sekarang. Berdiri dengan tatapan nanar, sebelah tangannya bertumpu pada pinggiran pintu yang bahkan belum dia buka sedangkan tangan lainnya yang membawa seikat bunga rose pink langsung lemas dan terkulai di samping tubuhnya. Melalui kaca bening di pintu dia bisa melihat jelas adegan intim antara Zetta dan Jason yang saling tertawa mesra melemparkan candaan sampai Alva melihat Jason yang mengelus rambut Zetta, mencium keningnya dan keseluruhan wajah Zetta. Kepalan tangannya menguat. Alva berdiri tegak dan merasakan ada sesuatu yang menggeliat jauh di dalam sana. Rasa yang sudah sejak lama tidak pernah lagi hi

