1 Tahun Kemudian di Tokyo, Jepang. "Setelah satu tahun aku berkelana di Jepang, kamu baru memberitahukan informasi penting ini sekarang?" Alva memijit keningnya lalu menyisir rambutnya yang sudah mulai gondrong itu ke belakang. "b******k kau, Jeremy!" Alva mengumpat memandangi sebaris alamat yang baru saja ditulisnya di note miliknya di atas meja berbahan dasar kayu di samping segelas kopi hitamnya yang masih mengepul panas. "Kamu itu bodoh dan i***t," jawaban Jeremy tentu saja membuat Alva geram. "Aku nggak butuh cacianmu." "Aku mulai kasihan padamu," cibir Jeremy, "Jangan lupakan kalau aku masih marah karena mempercayakan Zetta padamu." "Jeremy..." desah Alva, Keadaan di dalam Coffee Shop kecil yang menjadi tempat Alva duduk sore ini terlihat lenggang, "Harus berapa kali lagi ak

