Bab 24: Dua Kali Lipat

2047 Words

"Mba, itu nangka yang kemarin dipesan sama Pak Danar udah dibeliin." Aku berterima kasih pada Mba Feby ketika pagi-pagi sekali dia mengumumkan informasi tersebut saat aku baru keluar kamar dan akan membuat segelas teh chamomile. "Nanti tolong bantu bersihin ya Mba." Mba Feby dengan baik hati mengangguk. "Tangannya gimana, udah baikan Mba?" Kuulurkan tanganku agar dia memeriksanya sendiri, dibandingkan kemarin, kini bekas luka tersebut sudah mengempis khas akibat cairan panas, yang nanti akan mengerut lalu berubah warna kecokelatan. Mba Feby tampak meringis saat memperhatikan. "Untung Mas Gale cepat banget ya Mba, kalau nggak pasti udah menggelembung kulitnya." Gale memang bisa diandalkan, dia segera meraih kotak P3K yang disimpan di kabinet kitchen untuk membantuku. Nggak ada satupun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD