Mual, kram, pusing. Dampaknya selalu berakhir di kandunganku. Semalaman rasanya aku sulit tidur, bahkan beberapa hari belakangan ini jadwal tidurku semakin berantakan. Tapi ini bukan salah Gale, justru aku merasa sangat jahat, aku yang memaksa untuk masuk dalam kehidupannya melalui jebakan pernikahan dan mungkin membuat hubungannya dengan perempuan itu lebih rumit. Aku yang terlalu terburu-buru sehingga melewatkan background checking tanpa mengenal siapa yang akan menjadi suamiku. Rasanya seperti aku sengaja menjebloskan diri dalam polemik yang kini membuat hidupku pelik. Namun aku nggak bisa memikirkan ciuman mereka tanpa merasa hatiku sakit. Beberapa hari bersama Gale, aku merasakan perubahan, perhatiannya yang sederhana, sikap lembutnya, bahkan perdebatan kecil kami, diam-diam aku s

