"Senyum-senyum mulu habis dapet jatah ya, Buk? Morning quickie?" Jika berpikir mulut Nunung sudah yang paling laknat, maka level Neo sudah di atas rata-rata manusia normal. Punya bawahan nggak ada segan-segannya sama sekali, dia bahkan menaik turunkan alis dengan menggoda. Hari ini semua orang tampak cerah, mungkin efek UTS, dan Neo baru saja kembali dari ngawas. Maklum jadwal tersebut bisa dijadikan penghasilan tambahan di luar gaji pokok. Itu sebabnya makin padat jadwal ngawas, makin lebar senyum mereka. "Kapan Bapak diajak main ke sini Buk?" "Lo kenapa sih penasaran banget sama suami gue?" jawabku sinis. "Jangan Buk ..." Juhi dari mejanya segera menimpali. "Nanti suami lo dipepet pula sama dia." "Astagfirullah, gue masih normal ya!" selak Neo nggak terima "Normal gimana kalau HP

