Bab 29: Kemewahan Hakiki

2032 Words

"Kak Diah masuk rumah sakit." Sara memulai pembicaraan di meja makan setelah seminggu kami pulang dari rumah Mama. "Dia kecelakaan, mobilnya nggak sengaja tabrakan dengan mobil lain di tol, apa Ibu dan Bapak udah tau?" "Innalillahi." Ibu Ratu bereaksi segimana mestinya orang yang mendengar berita buruk, lalu matanya mengerling padaku. "Katanya dia minta Mas datang ke TKP pas hari kejadian, tapi Mas nggak datang," kata Sara menatap Gale. Dia mengucapkan itu dengan mata menusuk, seakan Gale telah berkhianat. Bapak berdeham. "Memangnya dia nggak punya keluarga sampai harus menelepon Masmu?" Touche, harusnya sih, harusnya loh ya, Sara berhenti di sini, karena yang Bapak katakan adalah fakta, tepat masuk ke ulu hati, aku akan lebih senang jika Diah bisa mendengar langsung kalimat itu, tapi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD