Happy Reading! "Udah nggak sakit kan?" tanya Andra khawatir. Pasalnya hari ini mereka akan melaksanakan akad nikah dan takut jika Meylisa masih merasa sakit pada kakinya. Meylisa menggeleng. "Mas Andra nggak gugup?" tanya Meylisa membuat Andra menarik telapak tangan Meylisa ke dadanya. "Menurut kamu?" tanya Andra lembut. Deg deg deg Meylisa tersenyum tipis lalu menarik tangannya. Sepertinya detak jantung mereka berdua berdetak tidak karuan. "Bagaimana jika sebelum akad nikah, kita bahas uang bulanan yang harus mas kasih ke aku nanti?" ucap Meylisa. Sebenarnya ia enggan bicara disaat gugup seperti ini tapi entah mengapa ia tetap ingin membuat ulah dengan pak Andra. Andra mengangguk. "Boleh. Kamu mau berapa?" tanya Andra. Ia tidak akan menolak seandainya itu masih dalam batas wajar.

