“Menguntungkan?” potong Abinawa, tersenyum getir. Wajah Andrew berubah pias dan rahang jadi mengeras. Ia tahu ucapan itu memang tak enak didengar. Namun, ia pun tak bisa menyangkal apa yang telah diucapkan Abinawa adalah benar. Sejak Abinawa bergabung di agensi tersebut, saham terus beranjak naik. Dan Abraham pun tak main-main menginvestasikan dana yang ia punya untuk membesarkan agensi dan Abinawa. Meskipun hubungan ayah dan anak itu tidak kunjung membaik. Abraham memang memiliki semua, bahkan ia mampu membeli apapun yang diinginkan. Sebagai orang berpengaruh di negeri tersebut, Abraham terus mendikte Andrew agar sang putra tidak menciptakan masalah yang membuat reputasi keluarga Brahmana hancur. Seperti saat ia terkena berbagai skandal. “Gue tau, Dru. Perusahaan lo banyak dapet inv

