Wanita dasarnya memang makhluk yang lemah yang mudah sekali luluh lantak oleh sikap, ucapan, dan rayuan manis makhluk bernama lelaki. Begitu juga dengan Jihan. Wanita yang tadinya sangat marah dan begitu menggebu sampai menghampiri suaminya ke kantor, akhirnya luluh juga oleh perlakuan manis Aldo kepadanya. Jihan berhenti mengomel, ia bahkan membalas pelukan hangat sang suami yang sudah lama tidak ia rasakan. Tepatnya semenjak ia dan Aldo menikah. “Aldo, aku mohon kejadian seperti ini jangan sampai terulang lagi. Aku tidak ingin papa kecewa. Aku malus ama mama dan papa kalau sampai kamu tidak bisa melanjutkan perusahaan mereka.” “Iya, Sayang … Percayalah kalau semua akan baik-baik saja. Aku tidak akan mengecewakan siapa pun. Tadi aku teledor. Ponselku kehilangan sinyal. Beruntung Bunga b

