d**a Paumy naik turun melihat kiriman video dari salah satu bawahannya. Tangannya terkepal, matanya memerah penuh amarah. Prang! Tablet di tangannya pun pecah berserakan di lantai. Dengan amarah meluap, Paumy melampiaskannya pada tablet yang tadi sempat menampilkan adegan panas sang suami dengan seorang wanita di balkon apartemen pribadi Dalen. Paumy sangat marah saat ini. Ia mencoba memejamkan mata, supaya bisa lebih tenang. Namun, bayang-bayang pergerakan panas nan liar itu malah semakin menghantui pikirannya. “Baji-ngan! Breng-sek! Aaaaaa!” Paumy menjerit sembari menendang dan melempar berbagai barang di sekitarnya. Paumy tiba-tiba tertawa keras—tawa amarah bercampur sedih. Istri mana yang tak akan sedih serta sakit hati melihat suaminya bermain gila dengan wanita lain. Apalagi si

