Bagian 18

1824 Words

Hana bersama dengan Harry dan Saddam kini sudah sampai di depan rumah Fahri. Melihat rumah yang pernah menjadi saksi di mana rumah tangganya terjadi, Hana seakan kembali ke masa lalu. Mengingat pertama kali dia menginjakkan kaki di sini dengan status sebagai istri sah Fahri. Tepukan pelan di pundak Hana menyadarkan wanita ini. Harry mengkodenya jika mereka harus segera bergerak. Hana mengangguk, dia mengusap matanya yang tadi sedikit sembab, tidak, dia tidak ingin terlihat buruk setelah apa yang Fahri lakukan pada dirinya. Hana menuju ke teras rumah yang terlihat sepi itu. Namun ada satu mobil di depan tadi, dan Hana mengenali sekali mobil tersebut. Hana menekan bel pintu, menunggu beberapa saat hingga terdengar suara langkah kaki mendekat. Hana meremas-remas tangannya karena sedikit g

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD