Sebenarnya Anan masih ingin di rumah menemani sang istri, apalagi kedua orangtuanya sudah pulang kembali ke Surabaya. Sedangkan kakak serta kakak iparnya pun sudah pulang ke rumah mereka masing-masing, tetapi dia tidak mau jika dianggap atasan yang hanya ongkang-ongkang saja. Padahal kenyataannya, Anan sama sekali tidak berdiam diri di rumah. Banyak hal yang dia kerjakan selain mengurus sang istri, dia juga memeriksa beberapa laporan yang memang dia minta pada Angel agar mengirimnya lewat email. Mungkin tak hanya pekerjaan Anan yang dibutuhkan, melainkan juga kedatangannya. Karena terkadang ada beberapa klien yang ingin bertemu dengan Anan secara langsung, Anan kini sudah bisa mengelola perusahaan itu dengan sangat baik. Setiap masalah akan dia atasi dengan cepat, itu semua berkat Fahri ya

