Semakin hari Geana semakin manja saja, bukannya merasa kesal Anan justru merasa sangat senang. Apalagi ketika melihat wajah cemberut istrinya ketika dia tidak mau menuruti permintaan istrinya, rasanya Anan ingin terus mengecupi pipi istrinya yang mirip seperti bakpao. Dan setiap kali dia mengatakan isi pikirannya, Geana selalu marah karena disangka Anan mengejeknya. Padahal kenyataannya dia justru sangat gemas dengan pipi chubby sang istri, juga tingkah manjanya yang terus ingin menempel dengan Anan. Geana yang biasanya dewasa kini berubah seperti anak-anak yang tak ingin jauh dari papanya, Anan justru menginginkan agar Geana bisa seperti ini terus. Kapan lagi coba dia melihat Geana merasa tak sungkan padanya? Biasanya juga Geana paling susah untuk meminta bantuannya padahal mereka sudah m

