Ceklek “Baru pulang, mas?!” Deg Rafa terkejut tiba-tiba mendengar suara istrinya, Humairah. Ia berbalik badan dan ternyata Humairah sudah berdiri tepat di belakang tubuhnya. “Kamu bikin terkejut saja, Humairah.” “Mas Rafa belum jawab pertanyaan Humairah. Baru pulang?” “Iya.” “Pukul berapa sekarang, mas? Masa iya urusan kerjaan sampai dini hari seperti ini.” Rafa terdiam. Ia bingung harus menjawab apa. Karena ia pergi bukan karena pekerjaan, melainkan ingin bersenang-senang. Diamnya Rafa membuat Humairah semakin curiga. Wajar jika dirinya curiga karena banyak kebohongan yang telah Rafa ciptakan. Dan tidak lama Humairah mencium sesuatu yang berbeda dari arah suaminya. Ia seperti tidak asing dengan aroma ini. Humairah mendekat ke arah Rafa sembari menciun aroma tubuh suaminya.

