Pagi harinya “Enghh..” Rafa melenguh pelan. Ia merenggangkan otot-ototnya yang terasa kaku. Ia terbangun karena mendengar suara Adzan berkumandang. Rafa menoleh ke samping dan istrinya masih tidur nyenyak di sampingnya. Ia tersenyum mengingat aktivitas mereka tadi malam. Rafa mengelus pipi Humairah membuat wanita itu merasa terganggu. Bola matanya bergerak pelan pertanda ia akan membuka mata. Tidak lama mata cantik Humairah terbuka dan seketika tatapannya bertemu dengan mata indah milik sang suami. “Selamat pagi istriku!” sapa Rafa sembari tersenyum manis Cup “Semangat pagi!” ucapnya setelah mencium kening Humairah. Humairah tersenyum kecil. “Pagi suamiku!” “Baru mau dibangunin tapi lebih dulu bangun.” “Hmm.. Humairah sudah terbiasa bangun di jam segini, mas.” “Yaudah, ki

