"Sekarang udah boleh dijenguk belum Papa?" Tanya Adnan itu. "Udah tapi cuma boleh satu orang aja, Mama soalnya di dalam." Ujar Nina dan Adnan mengangguk. Adnan sekarang ini sudah keluar dari lift dengan terburu-buru. Adnan sampai melupakan Keshia yang sekarang ini berada entah harus bersikap apa karena Adnan sudah masuk ke dalam dan Keshia harus ada di luar dengan Nina dan beberapa orang yang Keshia yakini sebagai adik atau kakak dari Papa dan Mama Adnan. Jika terus menerus seperti ini ia jadi takut dan dirinya juga bingung harus bagaimana. Apalagi mereka semua sekarang ini lebih sering mengobrol bersama dengan Nina karena mungkin memang mereka lebih mengenal Nina daripada dirinya. Ya meskipun sedari tadi pun mereka juga berbicara dengannya tapi tetap saja itu hanya sebentar dan lebih ba

