" kenapa sih gue harus ketemu terus sama dia " kesalnya menghentak kaki
" Mau kemana Lo !!" Ujarnya sembari menarik tangan Laura
" Lepas!!" Sahutnya sembari menarik tangan nya
" Jangan harap masalah Lo sama gue beres !!" Ujarnya sembari menginjak kaki Laura dan meninggalkan Laura dan Aira
" Awwww !!" Rintih nya memengang kaki
" Lo gak papa Laura " tanya Aira khawatir
" Engga gue gak papa kok " jawab Laura sembari berjalan
" Sini biar gue bantu " saut nya sembari mengalungkan tangannya di pundak
" Lo duduk dulu " titah Aira sembari mengambil kotak P3k yang dia bawa
Setelah mengobati Laura Aira pun kembali menyimpan kotak P3k nya di tas
" Gimana udah baikan belum " tanya Aira kepada Laura
" Udah kok ,,makasih nya " jawab Laura kepada Aira yang mengobati kaki nya
" Iya sama sama "
Tringggg
Bel sekolah pun berdering yang menandakan pelajaran kedua akan di mulai
" Selamat siang anak anak " ujar pa Indra
" Siang pak "
" Sekarang kerjakan tugas Minggu lalu yang pernah bapak berikan " titah pa Indra kepada murid
" Baik pak"
" Aduh kebelet banget !!" Cakap Laura sembari meminta izin kepada pa Indra untuk ke kamar mandi
" Pak saya izin ke kamar mandi " setelah izin Laura pun berlari meninggalkan kelas untuk buang air kecil
" Kok perasaan aku gak enak nya " ucapnya sembari berjalan ke kamar mandi
Setelah dari kamar mandi lalu Laura pun mencuci tangan nya di wastafel
" Air nya dingin banget deh " ucapnya sembari mengambil tissu
Tringggg
Ponsel Laura pun berdering yang menandakan bahwa ada yang menelepon
" Siapa yang telepon ya " ucapnya sembari membuka ponsel nya
" Bi jumi ?!" Heran nya melihat pembantu nya menelepon
" Hallo kenapa bi ?!" Herannya bertanya kepada bi jumi
" Hallo non ,,MAMA non ?!!" Panik nya bisa Juni sembari menangis
" Mamah kenapa bi ?!" Panik nya sembari berkaca kaca
" mama pingsan dan bercucuran darah !!!" Ucapnya sembari terus menangis
" APA!!" Kangen nya saat mendengar kabar buruk bahwa mama nya baru saja tak sadarkan diri
" Yauda kalau gitu Laura pulang ya bi !!" Ucapnya sembari mematikan telepon
" tapi gue gak mungkin pulang gitu aja gue harus izin dulu ,,mending gue chat Aira aja " ujarnya sembari membuka ponsel nya
From :laura
To:Aira
[Aira gue harus pulang karena nyokap gue pingsan ]
[ Tolong kasih tau pa Indra ]
(Read)
Tringggg
" Dari siapa ya " cakap Aira sembari membuka ponsel
From :Aira
To: Laura
[ Ya ampun kok Tante dara bisa pingsan ]
[ Iya nanti gue sampai ke pa Indra ]
(Read)