Mereka akhirnya tiba di sebuah rumah yang sangat mewah dengan lapangan yang luas kemudian dihiasi tanaman banyak bunga ,disampingnya terdapat kolam ikan yang terlihat besar dengan air pancuran yang sangat indah di atasnya.
Clara yang melihat sekitarnya merasa terkagum dalam hati, ternyata makhluk dingin disebelah dia ini adalah seorang pangeran berkuda putih yang menjelma menjadi jodohnya.
Zikri yang melihat wanita di sebelahnya hanya terdiam langsung saja masuk, karena tidak baikkan wanita dan pria berdiri berdua terlalu lama ? apalagi belum mahram,dia tidak mau melakukan dosa-dosa kecil yang akan menumpuk menjadi dosa besar nantinya.
Clara yang tersadar dari lamunannya segera menyusul Zikri masuk ke dalam rumah.
ternyata di dalam sana sudah ramai sekali orang, acara apa ini ?
sungguh Clara tidak tahu menahu bahwa rumah ini akan sepadat ini,dan yang paling mengejutkan adalah keluarganya sudah ada di tengah-tengah sana.
Apa hanya dia yang tidak tahu apa ini ?
Clara tidak melihat pria yang bersamanya tadi menuju kesini, kemana Pria dingin itu tanyanya dalam hati.
Diapun beranjak menemui Ibunya dan Ayahnya yang sedang berbicara dengan seorang laki-laki dan perempuan yang kalo diperkirakan seumuran dengan kedua orangtuanya.
"Ibuuuuu
Ayahhhh" teriak Clara yang membuat mereka ber empat melihat kearahnya.
"Hehheh kencang ya ? maaf mengganggu." Ucapnya polos diiringi senyum yang mengembang dengan lesung pipi menghiasinya.
wanita yang bersama Ibu Clara itu adalah Winda,mamanya Zikri
"Ohh ini ya calon menantu mama yang cantik." Ujar Winda dengan senyum yang merekah dan segera memeluk Clara.
Clara yang tidak tahu apa-apa hanya bisa diam membisu,dengan situasi seperti di hadapannya sekarang.
"Jangan-jangan tante mamanya Zikri ya ? wahh kok beda sih ? tante ramah gini." Ucap Clara dengan mengembungkan kedua pipinya dengan gaya lucunya.
Sementara Agung ikut tertawa dengan kepolosan menantunya "Dia emang begitu nak."
"Hehehh iya om." Clara lalu melepaskan pelukan dengan tente Winda lalu menyalami tangan om Agung.
Kedua orangtua Clara sangat bahagia bisa memiliki calon besan yang super ramah begini,
Aryo dan Siti kedua orangtua Clara langsung memeluk erat anak semata wayangnya yang sebentar lagi akan menjadi istri orang.
"Ayah sama ibu cuma minta kamu untuk selalu mengikuti ucapan suami kamu nanti karena sekarang kewajiban sama tanggung jawab kamu udah bakal berpindah" Ucap ayah memberikan nasihat kepada Clara.
Ibu Siti segera memeluk Clara "Ibu berat ngelepas putri kecil ibu yang paling imut ini,tapi kamu udah nemuin orang yang tepat nak."
Sebenarnya rame-rame ini adalah untuk persiapan besok, semua sudah mulai menyiapkannya dari baju yang di pesan dengan seorang desainer terkenal yaitu Zaskia Sungkar yang sudah di jahit sejak lama oleh Zaskia.
Kemudian catering yang telah di pesan dan yang terakhir adalah halaman belakang rumah yang telah di sulap menjadi area pernikahan outdoor.
"Tante, Zikri mana ya ?" Tanya Clara yang sejak tadi tidak melihat pria itu.
"Lagi muroja'ah buat mahar besok nak,jangan panggil tante lagi ya. Kan besok udah jadi mama." senyum tante Winda.
"Siap bos mama." clara memberikan hormat.
Clara bingung apakah benar pak imamnya adalah seorang hafizh,dia merasa belum mengenal apapun tentang pria yang besok akan menjadi imamnya itu.
***
Siang ini suasana di rumah Bapak Agung dan Ibu Winda sangat ramai,karena hari ini adalah hari yang penting bagi dunia perbisnisan salah satu pengusaha terkenal yang masih muda ini melepas masa lajangnya. Siapa lagi kalo bukan Zikri Adiksa anak dari Bapak Agung Adiksa.
Clara yang masih berada di dalam kamar pengantin di buat sangat cemas dia takut,sebentar lagi dia akan menyandang status sebagai seorang istri dari Zikri Adikasa dia khawatir,cemas semuanya jadi satu.
"Apakah bigini rasanya jadi seorang istri?" gumamnya dalam hati.
***
Sementara di luar Zikri sedang membacakan ijab qabul dan mahar
SAUDARA/ANANDA (Zikri Adiksa bin Agung Adiksa) SAYA NIKAHKAN DAN SAYA KAWINKAN ENGKAU DENGAN (Clara Adisti Kusuma) BINTI (Aryo Kusuma) DENGAN MASKAWINNYA BERUPA (Hafalan surah Al mulk ayat 1-10), TUNAI.
SAYA TERIMA NIKAHNYA DAN KAWINNYA Clara Adisti Kusuma BINTI Aryo KusumaDENGAN MASKAWINNYA YANG TERSEBUT DIBAYAR TUNAI.
Lalu Zikri segera membacakan ayat AL-Mulk 1-10 tersebut
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.(1). تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,
(2). الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚوَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ
Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.
(3). الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ طِبَاقًا ۖمَا تَرَىٰ فِي خَلْقِ الرَّحْمَٰنِ مِنْ تَفَاوُتٍ ۖفَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرَىٰ مِنْ فُطُورٍ
Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?
(4). ثُمَّ ارْجِعِ الْبَصَرَ كَرَّتَيْنِ يَنْقَلِبْ إِلَيْكَ الْبَصَرُ خَاسِئًا وَهُوَ حَسِيرٌ
Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah.
(5). وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَجَعَلْنَاهَا رُجُومًا لِلشَّيَاطِينِ ۖوَأَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابَ السَّعِيرِ
Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.
(6). وَلِلَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ ۖوَبِئْسَ الْمَصِيرُ
Dan orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, memperoleh azab Jahannam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.
(7). إِذَا أُلْقُوا فِيهَا سَمِعُوا لَهَا شَهِيقًا وَهِيَ تَفُورُ
Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak,
(8). تَكَادُ تَمَيَّزُ مِنَ الْغَيْظِ ۖكُلَّمَا أُلْقِيَ فِيهَا فَوْجٌ سَأَلَهُمْ خَزَنَتُهَا أَلَمْ يَأْتِكُمْ نَذِيرٌ
hampir-hampir (neraka) itu terpecah-pecah lantaran marah. Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan (orang-orang kafir). Penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka: "Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia) seorang pemberi peringatan?"
(9). قَالُوا بَلَىٰ قَدْ جَاءَنَا نَذِيرٌ فَكَذَّبْنَا وَقُلْنَا مَا نَزَّلَ الَّهُ مِنْ شَيْءٍ إِنْ أَنْتُمْ إِلَّا فِي ضَلَالٍ كَبِيرٍ
Mereka menjawab: "Benar ada, sesungguhnya telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan, maka kami mendustakan (nya) dan kami katakan: "Allah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain hanyalah di dalam kesesatan yang besar".
(10). وَقَالُوا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ أَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِي أَصْحَابِ السَّعِيرِ
Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala".
"Sah saksi sah" kata penghulu melihat ke kanan dan kirinya.
"Sahhhhhh" Teriak semuanya.
Lian pun ikut tersenyum melihat sahabat kakunya melepas masa lajangnya.
Tidak lama keluar lah seorang wanita yang sangat Anggun dan cantik dengan lesung pipinya. Dilapisi baju gaun pernikahan syar'i dan jilbab yang sangat rapi menutupi dadanya.
Dialah pengantin wanita yang telah sah menjadi seorang istri dari Zikri Adiksa.
Zikri tidak bisa melepas pandangannya dari seorang wanita yang berjalan kearahnya.
"Jadi ini istriku,pantesan mereka semua bilang cantik." Ucap zikri dalam hati.
Jika selama ini dia menundukkan pandangannya karena takut terjerat dosa maka hari ini dia menatap lama wanita yang sudah duduk di sampingnya ini."
wanita itu menyalami Zikri yang membuat d**a Zikri bergemuruh hebatnya.
Zikripun mencium kening Istrinya tersebut.
Clara yang kaget langsung saja menyebabkan pipinya bersemu merah.
"Kamu alergi ya ?" Tanya Zikri ketika dia melepaskan ciuman di kening istrinya.
Sunggu Clara sangat malu,kenapa bisa pipinya memerah begini.
"Engga kok,tadi mbaknya banyak ngasih blush on." Bisik Clara pada Zikri.
Zikri hanya menganggukkan kepala tanda mengerti.
Setelah itu mereka sungkuman kepada kedua orangtua.
***
Mereka berdua sangat lelah setelah acara sungkeman tadi,disinilah mereka berdua berada di kamar pengantin.Keduanya sama- sama canggung.
"Kamu mandi sana duluan,nanti malam kita bakal resepsi." Perintah Zikri dengan muka tegasnya.
Clara yang takut diomel Zikri segera pergi ke kamar mandi.
Kurang lebih setengah jam Clara belum keluar juga dari kamar mandi yang membat Zikri khawatir.
"Aduh kenapa bisa lupa bawa baju sih !!!" Gerutu Clara dalam kamar mandi dia ingin meminta panda Zikri tapi malu.
Clara pun mencari cara agar Zikri segera keluar kamar "Pak bos tolong ambilin Sabun Clara dong ! tadi di letak di kursi ruang tamu." Teriak Clara pada Zikri.
Zikri yang sedang merebahkan diri di tempat tidur pun segera beranjak keluar kamar.
"Alhamdullilah selamat." Ujar Clara sambil mencari baju di lemari.
"Selamat apa ?" Tanya Zikri di sampingnya.
"Arghhhhhhhhhh." Teriak Clara sambil bersembunyi di lemari.
"SANA KELUAR PAK BOS KELUAR,ADUHH." teriak Clara histeris.
"Kenapa belum keluar sih?" tanya Clara.
"HP ketinggalan."