Jangan Marah Lagi

1119 Words

Sebelum pulang ke rumah, Zikri membelikan satu buket bunga besar yang terlihat sangat indah. Bunga itu dirangkai dengan balutan edelweis, Di tengahnya ada bunga satin berwarna merah. Zikri ingin memperbaiki semuanya dengan Clara. Dia sudah tidak sanggup didiamkan selama tiga bulan ini.   Mobil Zikri telah sampai di halaman rumah mereka, dia sengaja menelepon Clara agar membukakan pintu. Meskipun Zikri tidak yakin Clara masih bangun atau tidak, karena ini sudah cukup malam. Zikri mencoba menelepon Clara, tidak lama suara khas wanita bangun tidur terdengar di sana. "Assalamualaikum," Zikri mengucapkan salam sebelum masuk ke dalam rumah. "Bukain pintu, aku kehujanan," panggil Zikri lagi. "Tolong buka cepat ya!" lanjutnya lagi "Oke," jawab Clara akhirnya. Zikri lalu mematikan telepon

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD