Chapter 15

944 Words

Kayla menggandeng tangan putrinya keluar gedung aula diikuti sang mantan suami di belakang. "Mama ... Yaya mau bubur sumsum buatan Mama lagi, enak banget!! Yaya kangen ..." Shaniya berceloteh ria sepanjang jalan. "Iya, insyaAllah nanti Mama buatkan untuk Yaya yang cantik." "Mama ... Mama ... Yaya gak suka deh sama Paul di sekolah, dia gangguin Yaya mulu, apa-apa minjem ke Yaya," gerutu gadis kecil itu kala mengingat teman sebayanya yang sangat jahil bernama Paul. "Mungkin dia mau jadi teman Yaya, tapi Yaya jangan jahat ya sama dia, walaupun Paul seperti itu, Mama yakin Paul anaknya baik kok." Rega yang mengikuti mereka dari belakang hanya bisa diam sambil mendengarkan. Entah kenapa ia merasakan kerinduan saat-saat seperti ini dulu? Melihat kedua gadisnya yang bercengkrama, tunggu, ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD